PTMB Balikpapan Tanggapi Keluhan Warga Perumahan Wika Soal Air Keruh
POSKOTAKALTIMNEWS, BALIKPAPAN: Direktur Utama PTMB, Yudhi Saharuddin, memastikan pihaknya tengah mencari solusi atas keluhan warga Tamansari Bukit Mutiara (TBM) I dan II di Perumahan Wika, Jalan MT. Haryono, terkait kualitas air yang keruh.
"Tim teknis kami sudah kami turunkan
untuk mengecek langsung kondisi air yang dikeluhkan warga. Kami ingin laporan
teknis yang konkret sebelum mengambil langkah," ujar Yudhi dalam pertemuan
bersama Ketua RT 15 Kelurahan Gunung Samarinda Baru, H. Slamet Iman Santoso, di
kantor PTMB, baru baru ini.
Yudhi menjelaskan bahwa respons cepat kami
atas pengaduan pelanggan adalah kewajiban PDAM. Beberapa tindakan langsung yang
sudah dilakukan di antaranya: Pengecekan dan pengurasan meteran pelanggan,
Pengurasan pipa WO (washout) di jalur distribusi utama untuk menghilangkan
endapan.
Menurutnya, lokasi Perumahan Wika yang berada
di dataran rendah dan cekungan menyebabkan air mudah mengendap, terutama saat
terjadi fluktuasi tekanan air.
Dijelaskan lebih lanjut, tekanan distribusi
air sebelumnya berada di angka 50 bar, namun kini telah ditingkatkan menjadi
100 bar. Kebijakan ini dimaksudkan untuk menjamin pasokan air tetap tersedia,
tetapi ternyata berdampak pada kualitas air.
"Tekanan tinggi ini memang menambah
distribusi, tetapi juga membawa endapan yang selama ini mengendap di dalam
pipa. Kami pelajari dampaknya dan berkomitmen mencari solusi," ujarnya.
Sebagai solusi jangka panjang, PDAM menawarkan
pembangunan reservoir atau tempat penampungan air sebelum didistribusikan ke
pelanggan. Untuk itu, pihaknya membuka komunikasi dengan warga terkait
kemungkinan ketersediaan lahan.
"Kami ingin tahu, apakah ada lahan yang
bisa dimanfaatkan untuk reservoir? Ini akan sangat membantu mengatasi persoalan
kualitas air di masa depan," kata Yudhi.
Ketua RT 15, Slamet Iman Santoso, menyampaikan
apresiasi atas respons cepat PDAM. Ia hadir langsung memenuhi undangan
koordinasi dari pihak management PTMB.
"Kami bersyukur, ada komunikasi timbal
balik. Ini kesempatan menyampaikan langsung fakta-fakta di lapangan. Harapan
kami, PTMB bisa segera mengembalikan kualitas air seperti sebelumnya,"
ujarnya.
Menanggapi usulan reservoir, Iman menyebut ada
lahan milik Pemkot Balikpapan di belakang RT 18 Perumahan Praja Bhakti yang
berpotensi bisa di manfaatkan untuk kepentingan masyarakat Balikpapan.(mid)